Sarov, Gontornews – Kebakaran hutan di kota Sarov, Rusia, mengancam situs penelitian nuklir. Demikian dikatakan para pejabat pada hari Ahad (8/8).
Karena itu mereka menaikkan status bahaya untuk mempermudah mengerahkan lebih banyak petugas pemadam kebakaran guna memadamkan kobaran api.
Situs dw.com merilis, kebakaran lahan di Rusia saat ini tersebar di sejumlah titik. Secara nasional, sekitar 3,5 juta hektar lahan terbakar, dengan lebih dari 155 titik kebakaran di Siberia saja.
Pihak berwenang Rusia mengevakuasi dua desa di Siberia pada hari Ahad karena ancaman yang ditimbulkan oleh penyebaran api.
Para ahli mengatakan kebakaran ini merupakan yang terburuk yang pernah dialami Rusia sejak catatan resmi dimulai.
Sementara itu di Amerika Serikat, kebakaran lahan di California utara yang mulai berkobar pada 13 Juli, membesar pada hari Ahad (8/8).
Meskipun ada upaya tak kenal lelah untuk memadamkan api, hanya 21% yang dapat dipadamkan pada hari Ahad.
Kebakaran Dixie di California itu, sekarang secara resmi menjadi yang terburuk kedua yang terjadi di negara bagian AS bagian barat, kantor berita AFP melaporkan. Data menunjukkan bahwa api meliputi area yang lebih besar dari kota Los Angeles dan kira-kira seukuran Pulau Maui di Hawaii.
Ribuan orang telah meninggalkan rumah mereka, sementara api menghancurkan sepenuhnya kota bersejarah Greenville. []


















