Surabaya, Gontornews — Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang ditimbulkan dari aktivitas masing-masing, mulai dari rumah tangga hingga industri.
JK mengacu pada salahkelolanya sampah di tempat pembuangan sampah di Leuwi Gajah 21 februari 2015 silam yang menyebabkan ratusan korban meninggal dunia.
“Jadi hari peduli sampah ini sebagai pengingat agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa akibat salah kelola sampah yang mengakibatkan korban kemanusiaan,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/2) sebagaimana dilansir Okezone
Menurutnya, sampah merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan tidak mungkin membersihkan 100 persen. JK juga menyebut potensi sampah yang disebutnya berubah fungsi dari waktu ke waktu.
Allah swt pun mengatakan tidak ada satupun ciptaan-Nya yang luput tidak bermanfaat sekalipun hal tersebut adalah sampah.
“Karena menjadi bagian dari kehidupan, maka perlu juga upaya bagaimana mengubah perilaku dan cara kita mengatasinya,” ungkapnya.
JK berharap semua lapisan masyarakat bertanggung jawab terhadap sampah dan mampu mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti kompos atau daur ulang sampah. Mohamad Deny Irawan

















