Bandung, Gontornews — Masjid Raya Bandung kembali menyelenggarakan ibadah shalat Tarawih berjamaah di bulan Ramadhan tahun ini. Dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, sejumlah kegiatan Islami bakal menyemarakkan ibadah puasa tahun 2022.
Wakil Panitia Ramadan Masjid Raya Bandung Zainal Mustofa mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan yang sangat matang dalam menyambut Ramadhan 1433 hijriah. Kerinduan warga Bandung menjalankan ibadah di masjid, diakui Zainal menjadi hal yang paling ditunggu. Maka dari itu, Zainal memprediksi akan terjadi lonjakan jamaah yang akan melaksanakan ibadah Ramadhan yang diperkirakan dimulai pekan depan.
“Persiapan Ramadhan tahun ini tetap sesuai aturan pemerintah, hal-hal terkait prokes prosedur tetapi melihat antusiasme jamaah tahun ini kemungkinan tahun ini akan lebih semarak,” kata Zainal dilansir Tempo, Jumat (25/4).
Zainal menerangkan, sebagai masjid berpelat merah, pihaknya harus tetap mengikuti aturan yang ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung. Hal ini berkaitan dengan kapasitas masjid yang akan diberikan kepada jamaah saat pelaksanaan shalat Tarawih.
Masjid Raya Bandung yang berkapasitas 15.000 jamaah, pada Ramadhan tahun ini hanya akan menerima 50 persen dari kapasitas maksimal. Artinya, hanya 7.500 jamaah saja yang diizinkan melaksanakan shalat ibadah di dalam masjid provinsi tersebut.
“Kalau normal untuk kapasitas, mulai dari ruangan utama dan lantai dua itu di 15.000 jamaah, biasanya kalau shalat Jumat itu di sekitar angka 10.000, sudah mulai ramai,” tuturnya. [Fath]




















