Kyiv, Gontornews — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan lebih dari 6.000 orang telah dibawa ke tempat aman melalui koridor kemanusiaan di wilayah Donetsk, Lugansk dan Zaporizhzhia. Sekitar setengah dari mereka berasal dari kota Mariupol yang terkepung.
“Kami telah berhasil menyelamatkan 6.266 orang, termasuk 3.071 orang dari Mariupoll,” katanya dalam pidato video Sabtu dini hari sebagaimana dikutip dw.com.
Belum jelas apakah mereka yang berasal dari Mariupol itu telah dievakuasi dari kota atau berhasil melarikan diri sebelumnya.
Mariupol telah mengalami pemboman hampir tiada henti dari pasukan Rusia, membuat penduduk di sana sebagian besar hidup tanpa air, makanan, atau listrik.
Sementara itu Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan, pihaknya telah merencanakan untuk mengevakuasi orang-orang dari daerah-daerah yang diserang Rusia melalui tujuh koridor kemanusiaan pada hari Sabtu.
Satu koridor yang direncanakan untuk orang-orang yang mengungsi dengan transportasi pribadi dari kota Mariupol. Kota ini merupakan salah satu kota yang paling terpukul oleh pemboman Rusia dan berada dalam cengkeraman krisis kemanusiaan.
Beberapa koridor kemanusiaan yang direncanakan telah gagal terwujud dalam beberapa pekan terakhir.[]






















