Jenewa, Gontornews — Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Rabu (14/12/2022), berharap pandemi Covid-19 tidak lagi masuk sebagai darurat kesehatan global tahun depan. WHO sendiri melakukan pertemuan bulanan sejak lembaga kesehatan dunia tersebut menetapkan Covid-19 sebagai darurat kesehatan yang menjadi perhatian internasional (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC).
Penetapan PHEIC bertujuan untuk memicu respons internasional secara terkoordinasi serta membuka pendanaan untuk berkolaborasi dalam berbagi vaksin dan perawatan. Pakar Epidemiologi senior WHO, Maria Van Kerkhov, menjelaskan dunia masih memerlukan banyak pekerjaan untuk mencabut penetapan tersebut.
“Jika ada sebagian besar populasi yang belum divaksinasi, dunia masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Direktur Kedaruratan WHO, dr Mike Ryan, sebagaimana dilansir Reuters.
Ryan juga mengatakan bahwa penyebaran virus Covid-19 di Cina baru-baru ini tidak terkait dengan pelonggaran kebijakan ‘Zero-Covid’. Ia menyebut situasi tersebut sudah terjadi secara intensif jauh sebelum pemerintah Cina memutuskan untuk mencabut pembatasan tersebut.
Ryan menambahkan bahwa langkah-langkah pengendalian tidak akan menghentikan penularan penyakit tersebut. Karenanya, Ia menyebut tantangan Cina sebenarnya adalah dengan memperbanyak cakupan vaksinasi dalam jumlah yang memadai. [Mohamad Deny Irawan]


















