Athena, Gontornews — Tim penyelamat di Yunani pada hari Rabu memeriksa reruntuhan kereta penumpang yang tergelincir dan hangus di dekat pusat kota Larissa semalam, menewaskan sedikitnya 36 orang.
Insiden tersebut telah digambarkan sebagai yang terburuk dalam sejarah Yunani, dengan jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat saat tim penyelamat berhasil mengangkat puing-puing.
Sedikitnya 66 orang telah dirawat di rumah sakit, beberapa di antaranya mengalami luka serius.
Kereta penumpang yang berangkat dari ibukota, Athena, menuju ke pelabuhan utara Thessaloniki bertabrakan langsung dengan kereta barang komersial yang berada di jalur yang sama sebelum tengah malam pada hari Selasa di wilayah Thessaly.
Empat gerbong pertama kereta penumpang tergelincir, dan dua gerbong pertama terbakar.
Kereta berangkat dari ibukota Yunani pada pukul 19:22. waktu setempat pada Selasa malam dan tabrakan di dekat kota Larissa.
Belum diketahui mengapa kereta-kereta tersebut berada di jalur yang sama, namun kereta penumpang tersebut baru saja muncul dari sebuah terowongan.
“Mereka melaju dengan kecepatan tinggi dan satu (pengemudi) tidak tahu yang lain akan datang,” kata gubernur wilayah Thessaly Konstantinos Agorastos.
Dua derek besar di lokasi mulai membersihkan bagian-bagian dari reruntuhan saat fajar menyingsing pada hari Rabu. Tim penyelamat yang berupaya untuk membebaskan penumpang yang terjebak di reruntuhan, masih menemukan korban beberapa jam kemudian.
Menurut data Hellenic Train, kereta penumpang membawa 342 penumpang dan 10 awak, sedangkan kereta barang membawa dua awak.
Presiden Yunani Katerina Sakellaropoulou pada hari Rabu mengatakan dia mempersingkat kunjungan ke Moldova untuk kembali ke Yunani.
“Saya harus mempersingkat kunjungan saya agar dekat dengan rakyat untuk mendukung mereka yang membutuhkan pertolongan,” katanya dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Moldova Maia Sandu di ibukota Moldova, Chisinau.
Sementara itu Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyampaikan belasungkawa di Twitter.
“Seluruh Eropa berduka bersamamu,” tulis von der Leyen. “Pikiran saya bersama orang-orang Yunani setelah kecelakaan kereta api mengerikan yang merenggut begitu banyak nyawa tadi malam di dekat Larissa.”
Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola menyampaikan simpatinya kepada “semua korban, keluarga dan teman mereka.”
“Terima kasih kepada semua penyelamat dan staf medis di lokasi,” tambahnya dilansir dw.com.
Kepala Dewan Eropa, Charles Michel, mengatakan dia “terkejut dengan berita dan foto tabrakan dua kereta.”
“Pikiran saya bersama orang-orang di Yunani pagi ini,” tweetnya. []




















