Lviv, Gontornews — Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pada Sabtu (4/3) pagi bahwa perjanjian akan ditandatangani pada konferensi internasional di Lviv akhir pekan ini yang akan membuka jalan bagi badan internasional untuk menuntut kejahatan perang Rusia di Ukraina.
Pusat internasional yang direncanakan untuk penuntutan kejahatan agresi (ICPA) itu, akan menyiapkan bukti dan mempersiapkan persidangan terhadap individu Rusia.
“Penyiksaan, perlakuan buruk, kekerasan seksual dan hukuman eksekusi diketahui telah dilakukan oleh pasukan Rusia. Bahkan anak-anak pun tidak terkecuali,” kata Von Der Leyen dalam sebuah video
“Rusia harus dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan mengerikan ini. Putin harus dimintai pertanggungjawaban,” tambahnya dilansir dw.com.
Namun, upaya ini tidak mudah karena sulit untuk mengekstradisi orang Rusia guna menghadapi persidangan kecuali mereka ditangkap di Ukraina atau di negara lain. []






















