Istanbul, Gontornews — Presiden Turki, Racip Tayyip Erdogan, Ahad (28/05/2023), menyebut 85 juta warga Turki sebagai pemenang dalam pemilihan umum 2023. Pelaksanaan pemilihan umum di Turki terpaksa berjalan dalam dua putaran, yaitu pada 14 Mei dan 28 Mei, seiring tidak adanya calon presiden yang memperoleh suara di atas 50 persen.
Pada pemilihan putaran pertama 14 Mei, Presiden petahana Racip Tayyip Erdogan memperoleh 49,52 persen. Sementara pesaingnya, Kemal Kilicdaroglu, ‘hanya’ memperoleh 44,9 persen suara. Akibatnya, pemilu harus berlanjut dengan putaran kedua pada 28 Mei 2023.
Sementara itu, hasil perhitungan tidak resmi, Ketua Lembaga penyelenggara pemilihan umum Turki, Ahmet Yener, melaporkan kemenangan Erdogan atas Kilicdaroglu dengan perolehan 52,14 persen.
Sebagaimana dilansir Yeni Safak, lebih dari 64,1 juta warga Turki terdaftar sebagai pemilih, termasuk lebih dari 1,92 juta warga Turki di luar negeri yang memberikan suaranya di masing-masing negara.
“Kami mengatakan ‘kami akan menang dengan cara tidak ada pihak yang kalah’. Jadi, satu-satunya pemenang hari ini adalah Turki,” kata Erdogan saat mengamati hasil perhitungan suara pemilu oleh otoritas terkait, Ahad.
“Kami telah menyelesaikan pemilihan presiden putaran kedua dengan dukungan bangsa kami,” tegas Erdogan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada rakyat Turki.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada setiap anggota bangsa ang sekali lagi menyampaikan tanggung jawab untuk mengatur negara selama lima tahun ke depan kepada kami,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]



















