Subang, Gontornews — Bulan Dzulhijjah disebut sebagai salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, salah satunya dengan adanya kewajiban haji bagi yang mampu menunaikannya. Maka dari itu, mudah-mudahan kita tercatat oleh Allah, salah satu kebaikan dari Bulan Dzulhijjah ini.
مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ
“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah).” (HR Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)
Bertepatan dengan momentum tersebut, Pondok Modern Darul Falah Cimenteng, Subang, kembali menerima wakaf dari karyawan Agus Lio Ban Subang. Acara penyerahan ini bertempat di Masjid Jami’ Al-Hamid, dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan, Pimpinan Pondok, Dewan Asatidz dan santri/santriyah PM Darul Falah Cimenteng.
Pimpinan Pondok Ustadz Komarudin, MPd menyampaikan kesyukurannya atas berlangsungnya agenda tersebut. “Alhamdulillah pada kesempatan sore hari ini, beliau-beliau dapat bersilaturrahmi dan ber-muwajjahah bersama kita semua. Semoga perjalanannya menjadi amal ibadah, dan menjadi amal shalih untuk mereka semua,” kata Ustadz Komarudin di awal sambutannya.
Ustadz Komarudin juga menyampaikan bahwa pertama kali ia bertemu yaitu ketika masih di Mushala lama yang berjarak sekitar 150 meter sebelah utara dari Masjid Al-Hamid, yang sekarang sudah menjadi Pelataran Pondok
“Wakaf pertama pada waktu itu wakaf untuk penerangan listrik. Pada waktu itu kita punya sumberdaya listrik yang berukuran 450 Watt. Tapi qadarullah atas saluran wakaf dari karyawan-karyawan ini, Alhamdulillah sekarang memiliki perangkat pembangkit listrik yang berukuran 16.000 Watt,” papar Ustadz Komarudin.
Menurutnya, genset tersebut merupakan genset terbesar di wilayah Kecamatan Cijambe saat ini.
Tidak hanya itu, wakaf-wakaf yang telah disalurkan yang lainnya yaitu seperti Sumur Bor, Mesin Depot Air Minum Bersih DAFA Water, Kolam Ikan, dan yang lainnya.
Sementara itu Owner Agus Lio Ban sekaligus Pembina Yayasan PM Darul Falah Cimenteng, Haji Agus Maulana, mengatakan bahwa penyaluran barang wakaf sangat berguna untuk mendukung sarana pembelajaran, dan juga bisa untuk membantu/mengembangkan perekonomian pondok.
“Hari ini kita akan mendapatkan wakaf lagi dari para karyawan yakni 3 unit AC 2 PK, 1 set komputer, dan perlengkapan perpustakaan,” jelas Haji Agus Maulana.
Menurutnya, gerakan penyaluran wakaf dari karyawan Agus Lio Ban sudah menjadi amalan rutin yang sudah berjalan sejak dulu. Hal tersebut menjadi sesuatu yang baru dan sangat menarik.
“Apa yang diusahakan dari mereka ternyata hasilnya itu di antaranya mengalir dan menuju tempat-tempat yang baik, yakni untuk mendukung pendidikan melalui wakaf,” paparnya.
Haji Agus Maulana juga menghimbau kepada seluruh hadirin, semoga kelak yang hadir pada acara tersebut juga bisa berwakaf, seperti apa yang dicontohkan oleh karyawan Agus Lio Ban.
Di pengujung acara Pimpinan Pondok menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Cabang Agus Lio ban yang telah mempercayakan wakaf kepada PM Darul Falah Cimenteng. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Komarudin. []


















