Makau, Gontornews –- Sedikitnya sembilan orang tewas dan hilang akibat terjangan angin topan Hyto yang menyerang Makau, Kamis (24/8). Pihak penyelamat setempat masih melakukan pencarian terhadap orang-orang yang terjebak di dalam kendaraannya.
Pemerintah Makau mengakatan bahwa Topan Hyto kali ini lebih besar yang lebih kuat ketimbang terjangan topan serupa pada 1968 silam yang menyebabkan setidaknya 600.000 orang diungsikan.
“Kota ini seperti baru saja berperang,” kata seorang pegawai negeri yang enggan disebut namanya tersebut.
Kekuatan topan Hyto kali ini disinyalir mencapai 200 km/h. Pemerintah setempat mengaku Makau tidak siap menghadapi topan tersebut.
“Saya terkejut dengan keterlambatan pemberitahuan dan kurangnya persiapan dalam menghadapi badai besar ini. Warga berda dalam bahaya dan bantuan yang diberikan akan terkendala,” kata Ashley Sutherland-Winch, Konsultan pemasaran di Makau.
Akibat topan ini, sejumlah apartemen di Makau luluh lantah, kaca-kaca beterbangan, terputusnya setengah aliran listrik hingga rusaknya tempat persediaan air bersih. Warga memprediksi pasokan air bersih di sejumlah bangunan di Makau akan habis. [Mohamad Deny Irawan]




















