Jakarta, Gontornews–Kepala Daker Airport Jeddah Madinah Nurul Badruttamam mengungkapkan bahwa pada 17 September mendatang, jamaah haji yang sudah melaksanakan ibadah haji akan tiba di tanah Air. Kepulangan perdana jamaah haji Indonesia Gelombang I diberangkatkan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah ke Embarkasi Banjarmasin (BDJ 1).
“Jamaah terbang pukul 09.00 waktu Arab Saudi (WAS), menggunakan Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5900,” demikian penjelasan Nurul Badruttamam, Rabu (14/09) seperti dilansir kemenag.
Pesawat diperkirakan akan landing di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin pada Minggu, 18 September pukul 01.00 WITA. Selanjutnya akan menyusul delapan penerbangan lainnya yaitu Kloter 1 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 1), Kloter 1 Embarkasi Padang (PDG 1), Kloter 1 Embarkasi Medan (MES 1), Kloter 1 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 1), Kloter 1 Embarkasi Makassar (UPG 1), Kloter 1 Embarkasi Surabaya (SUB 1), Kloter 1 Embarkasi Batam (BTH 1), dan Kloter 2 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 2).
Sebelum kepulangan jamaah, petugas akan melakukan penimbangan bagasi (koper) dua hari sebelum jadwal kepulangan. Maka untuk jemaah yang akan diterbangkan pada penerbangan perdana sudah mulai dilakukan penimbangan pada 15 September.
“Jamaah haji akan didorong dari pemondokan di Makkah 10 jam dari jadwal take off dan harus sudah tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah 6 jam sebelum jadwal terbang,” tuturnya.
Petugas juga akan memperketat peraturan penerbangan di antaranya akan melakukan pengawasan ketat barang bawaan jemaah seperti adanya air zam zam di dalam koper.
“Berat maskdimal koper bagasi jemaah adalah 32 kg, sedang untuk tas tentengan maksimal 7 kg. Jemaah akan mendapatkan air zam-zam sebanyak 5 liter yang dibagikan sesampainya di Debarkasi,” tandasnya. [Ahmad Muhajir]

















