Nablus, Gontornews — Kepala dewan desa Burin, Palestina, Yahia Kadous, mengatakan kepada kantor berita Anadolu sebagaimana dikutip Aljazeera, pasukan Israel memasuki desa Burin untuk menyita tanah lebih banyak lagi.
Kadous mengatakan, tentara Israel itu bermaksud memberi tahu dewan keputusan Israel untuk menyita sebidang tanah yang dimiliki oleh sekolah menengah setempat.
Menurut Kadous, anggota dewan menolak untuk bertemu dengan personil tentara Israel atau menerima pemberitahuan apapun.
“Setelah itu, tentara mulai menembakkan gas air mata di sekolah itu, para siswa kemudian berlarian. Sangat mengerikan,” paparnya.
Ia menambahkan, tentara Israel berusaha menyita tanah Palestina di Desa Burin dengan dalih ‘menjaga keamanan’.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kadous menegaskan, pihak berwenang Israel telah menyita sekitar 1.000 meter persegi properti sekolah itu, dan sekarang berusaha untuk menyita lebih banyak lagi.
Dikelilingi oleh tiga permukiman ilegal Yahudi, Burin merupakan lokasi bentrokan yang sering terjadi antara penduduk Palestina dengan tentara Israel dan pemukim Yahudi, yang kadang-kadang menyerang sekolah dan rumah-rumah Palestina di desa tersebut. [Rusdiono Mukri]


















