Solo, Gontornews — Selasa malam (1/5), Rektor Universitas Al-Azhar Mesir, Prof Dr Muhammad Husin Abdel Aziz Hassan, berkesempatan hadir untuk berkumpul bersama para alumni Al-Azhar asal Indonesia. Acara yang diadakan di Auditorium Hotel Alila, Solo, itu berlangsung pukul 15.00-21.00 WIB.
Syaikh Al-Azhar pun lantas berpesan agar para alumni Al-Azhar senantiasa menyebarkan manhaj Al-Azhar serta mampu melebur dalam berbagai hal positif bersama masyarakat di sekitarnya. Terlebih, saat ini banyak media-media Barat yang terus menyudutkan Islam dengan beragam tuduhan seperti aksi terorisme. Hal itu justru membuat Muslimin disibukkan untuk menjawab tuduhan yang jelas merugikan nama baik Islam sebagai agama yang cinta damai.
“Maka ini menjadi tanggung jawab besar untuk semua dalam memberi pemahaman yang baik tentang Islam,” ungkapnya. Bahwa Islam bukan agama kekerasan dan bukan agama teroris, tetapi agama yang moderat dan ikut melebur ke dalam masyarakat.
Meski hanya beberapa jam, diakui acara silaturahim tersebut telah sukses menarik antusiasme para alumni. “Wow, farohna wa sa’adna bi hadroti Syaikh Al-Azhar,” ujar salah seorang peserta Zahrotun Nafisah, alumnus Al-azhar tahun 2010, kepada Gontornews.com Wanita asal Sidoarjo ini kembali menceritakan bahwa pada malam itu, Syaikh juga menekankan bahwa hak keilmuan antara siswa laki-laki maupun perempuan adalah sama.
“Bahkan di tengah sambutan TGB (Tuan Guru Bajang), Syaikh sempat menuturkan kenapa yang disebut dari tadi hanya yang laki-laki saja. Padahal ‘anak-anak’ saya juga banyak yang perempuan,” pungkas alumnus Gontor Putri tahun 2005 ini. <Edithya Miranti>






















