Jakarta, Gontornews — Berdasarkan pantauan PT Jasa Marga sebanyak 109.165 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama sejak Sabtu kemarin. Jumlah tersebut meningkat 55,4 persen daripada volume lalu lintas normal yaitu 70.230 kendaraan.
Media Relations Manager PT Jasa Marga Herald Galingga memprediksi pada hari
Minggu (10/5/2018) atau H-5 Lebaran, sebanyak 109.115 kendaraan akan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. “Angka tersebut naik 85 persen dari volume lalin normal, 58.851 kendaraan,” ungkapnya seperti dikutip Anadolu.
Bagi para pengguna jalan tol yang hendak melakukan mudik juga dihimbau untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. “Layanan top up tunai di gerbang tol hanya dilakukan dalam kondisi darurat,” lanjut Herald.
Banyaknya kendaraan yang melintas tersebut menyebabkan sistem buka tutup diberlakukan. Buka tutup dilakukan sejak KM 28, lantaran volume kendaraan mulai dari Cibitung hingga GT Cikarang Utama cukup padat. Sistem buka tutup berlangsung sejak pukul 08.06 WIB hingga pukul 08.20 WIB.
“Lalin dialihkan sementara keluar Cikarang Barat 3,” kata Manager Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) Hervian seperti dikutip Kompas.
Selain di sana, kepadatan juga sempat terpantau di GT Cikarang Utama hingga rest area KM 39, serta parking bay di KM 41. Contraflow pun disiapkan mulai dari KM 35 hingga KM 47 untuk mengurai kepadatan yang terjadi.
“Dawuan-Cikopo padat sampai dengan TI (tempat istirahat) KM 86 Cipali. Sementara arah Jakarta lancar,” ujarnya. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















