Yogyakarta, Gontornews — Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor cabang Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar acara silaturahmi IKPM Yogyakarta, Ahad (2/10). Acara yang bertepatan dengan 1 Muharram 1438 H ini diselenggarakan di Gedung Kelurahan Banguntapan Bantul.
Para alumni Pondok Modern Gontor lintas marhalah dan lintas profesi seperti pengusaha, politisi, dan akademisi menghadiri acara itu. Alumni Gontor yang sedang menempuh program sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) di Yogyakarta tampak mendominasi pertemuan itu.
“Pertemuan ini diadakan oleh pengurus IKPM Daerah Istimewa Yogyakarta dibantu oleh Forum Mahasiswa Gontor Yogyakarta (Formagonta) yang merupakan divisi IKPM Yogyakarta bidang kemahasiswaan,” papar Amin Khizbullah, panitia penyelenggara yang juga alumni Gontor 2011 asal Pacitan.
Agenda Temu Akbar alumni antara lain sharing bisnis, sharing bidang pendidikan, serta memberikan ruang kepada alumni untuk mempromosikan produknya. Maka stand bazar alumni pun dipenuhi sejumlah produk, seperti buku Tetralogi Trimurti, sambal “Salato rohah” , baju batik, sandal merek “Na’luna”, dan bumbu pecel. Semuanya produksi alumni Gontor.
Dalam sambutannya, Ketua IKPM Yogyakarta Al Ustadz Fahrurrozi memaparkan tentang Wisma IKPM Yogyakarta yang bisa dimanfaatkan anggota IKPM yang membutuhkan. Selain itu juga dipaparkan tentang kegiatan bimbingan belajar (Bimtes) masuk Gontor yang sudah berjalan selama tiga periode.
Pada kesempatan itu, panitia juga melaunching klub infaq IKPM Yogyakarta, klub panahan, dan klub diskusi “Misykat” untuk alumni yang sedang mengambil program pascasarjana.
Silaturahim Akbar itu juga dihadiri beberapa Guru Besar UIN Sunan Kalijaga seperti Prof Dr H Bermawy Munthe MA, Prof Muhammad Chirzin, dan Prof Siswanto Masruri. [Al Hafidh]



















