Semarang, Gontornews — Konsumsi kopi masyarakat Indonesia baru mencapai 1,1 kg per kapita per tahun. Angka ini masih di bawah negara-negara pengimpor kopi seperti Amerika Serikat sebesar 4,3 kg, Jepang 3,4 kg, Austria 7,6 kg, Belgia 8,0 kg, Norwegia 10,6 kg dan Finlandia 11,4 kg per kapita per tahun.
Oleh karena itu, Kemenperin bersama stakeholder, komunitas dan penikmat kopi di seluruh Indonesia menyelenggarakan acara It’s Coffee Day: No More Buffering bersamaan dengan Perayaan ke-2 Hari Kopi Internasional di Indonesia.
Selain dirayakan di Semarang, perayaan ini juga dilaksanakan di beberapa daerah mulai dari Aceh sampai dengan Papua oleh pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas pecinta kopi.
“Perayaan ini rencananya akan dilakukan setiap tahun di dalam negeri dengan semangat gerakan peningkatan produktivitas dan kualitas kopi nusantara, mempromosikan peningkatan konsumsi kopi di dalam negeri, serta menggairahkan ekspor produk kopi Indonesia ke pasar internasional,” papar Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto mewakili Menteri Perindustrian pada Perayaan ke-2 Hari Kopi Internasional di Indonesia yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (1/10).
Sebagaimana dilansir dalam siaran pers Kemenperin, Sabtu (1/10), perayaan Hari Kopi Internasional ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan seluruh pelaku pada rantai nilai perkopian Indonesia dari petani, industri sampai dengan penyedia jasa retail kopi.
Para pemangku kepentingan yang terlibat pada kegiatan ini, antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Luar Negeri, Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Asosiasi Kopi Indonesia (AKI), Asosiasi Kopi Luwak Indonesia (AKLI) serta industri pengolahan kopi dalam negeri.
Mengenai acara It’s Coffee Day, kegiatannya meliputi sajian kopi gratis sehari (one-day free drink), pameran kopi, pemutaran film tentang kopi, kontes foto terkait kopi Indonesia, serta pelatihan kewirausahaan di beberapa kampus dan kegiatan lain.
Bagi masyarakat yang tidak sempat hadir pada acara tersebut, masih bisa ikut meramaikan dengan mengunggah foto atau komentar melalui website: https://internationalcoffeeday.org/ dan media sosial seperti facebook, instagram dan twitter @ICOCoffeeOrg dengan hashtag #InternationalCoffeeDay dan #KopiIndonesiaKeren.
[Muhammad Khaerul Muttaqien/Rus]





















