Yogyakarta, Gontornews β Momentum Idul Adha 1447 H menjadi ladang amal dan pembuktian karya nyata bagi Pimpinan Cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (PC IKPM) Yogyakarta. Pada hari Kamis (28/5/2026), rangkaian kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban telah berhasil dilaksanakan dengan penuh khidmat di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ibnu Sina.
Pelaksanaan kurban tahun ini terasa istimewa karena mesin operasional di lapangan digerakkan secara langsung oleh barisan Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor angkatan tahun 2025. Di bawah komando Ust. M. Arief Rahman selaku Ketua Panitia dan arahan dari Ketua IKPM Yogyakarta, Ust. M. Luthfi Yuniarto (Pak Iping), proses pengolahan hingga distribusi daging berjalan sangat lancar dengan menjunjung tinggi semangat gotong royong.
Distribusi daging kurban ini secara khusus difokuskan untuk disalurkan ke daerah-daerah yang telah didata sebelumnya, terutama wilayah yang tercatat masih minim atau belum ada penyembelihan hewan kurban di daerahnya. Langkah taktis ini sejalan dengan visi pergerakan IKPM Yogyakarta, yakni mengakar pada nilai Gontori, bersinergi, dan berbagi, sekaligus mengimplementasikan motto pergerakan “Satu Rahim Ideologis, Berjuta Karya Nyata”.
Rincian Hewan dan Shahibul Kurban
Pada tahun ini, panitia Kurban IKPM Yogyakarta memegang amanah untuk mengelola 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Segenap panitia menghaturkan ucapan jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan shahibul kurban yang telah berpartisipasi dan menitipkan ibadahnya.
Berikut ini shahibul kurban sapi: Ust. Rahmad Kurniawan, S.Sn; Ust. Dr. Jamaluddin Prawironegoro, M.Pd; Ustadzah Mualiya Rabbil Izzah, S.Th;Β Arief Rohman; Β Ust. Lukman El Hakim Qirthous; H. Muhammad Daidiri Sangidu; dan H. Ahmad Sangidu.
Adapun shahibul kurban kambing yaitu: Sri Kumartati, Fanda Baskara, dan Sugiyanto.
Apresiasi dari PPTQ Ibnu Sina
Kerjasama yang baik antara IKPM Yogyakarta dan PPTQ Ibnu Sina mendapat sambutan yang sangat hangat. Pengasuh PPTQ Ibnu Sina, Ustadz Khairul Imam, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan kelancaran kegiatan ini.
“Kami atas nama Keluarga PPTQ Ibnu Sina Yogyakarta menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, bantuan, dan kerjasama sehingga pelaksanaan Kurban IKPM Cabang Yogyakarta di pesantren kami dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Khairul Imam dalam keterangannya.

Ia juga menambahkan pesan dan doa penutup, “Semoga amal ibadah kurban kita diterima oleh Allah SWT, menjadi amal jariyah, dan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda.”
Rangkaian kurban 1447 H ini membuktikan bahwa kegiatan IKPM Yogyakarta tidak sekadar tentang membagikan daging, tetapi lebih jauh menjadi momentum untuk menumbuhkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan mempererat ukhuwah bersama masyarakat luas. []






















