Kuala Lumpur, Gontornews – Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guang Eng, memastikan pemerintah tidak akan menurunkan pajak perusahaan sementara hutang nasional tetap tinggi. Lim mengatakan bahwa kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB) mengambil peranan penting dalam meningkatkan hutang nasional Malaysia.
“Saya pribadi berpikir bahwa seharusnya pajak perusahaan diturunkan. Tapi, melihat kondisi keuangan negara saat ini, kami tidak bisa menurunkan pajak perusahaan,” kata Lim sebagaimana dilansir The Star.
“Kami masih memiliki hutang 1MDB untuk segera dibayarkan,” tambah Lim saat hadir dalam acara makan siang yang diselenggarakan Associated Chinese Chambers of Commerce and Industry in Malaysia (ACCCIM), Jumat (20/7).
Lebih lanjut, Lim juga mendapat kabar gembira bahwa aktor skandal 1MDB, Low Taek Jho telah ditankgap otoritas di Tiongkok, Kamis (19/7). “Kami memiliki berita baik untuk pajak perusahaan dalam anggaran pada tahun 2019 mendatang. Sayangnya, Jho Low dan kelompok membawanya pergi,” tambah Lim.
Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia terpilih, Dr Mahathir Mohamad mengatakan bahwa pengusaha Low Taek Jho, atau yang dikenal dengan nama Jho Low, berhasil ditangkap di Tiongkok, Kamis (19/7).
Jho Low dianggap sebagai aktor utama di balik skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menggegerkan negara tetangga Indonesia tersebut.
“Saya berharap dia telah ditangkap,” kata Mahathir
Sementara itu, Mahathir tidak mengkhawatirkan tidak adanya perjanjian ekstradisi antara Malaysia dan Cina yang kemudian memudahkan proses ‘pemulangan’ Jho Low ke Malaysia. Baginya, Tiongkok selalu bisa menjamin proses pemulangan buronan Malaysia seperti Jho Low.
“Tidak, tetapi mereka (Tiongkok) selalu dapat mengembalikannya kepada kami,” tambah Mahathir. [Mohamad Deny Irawan]





















