Malang,Gontornews — Sebuah buku berbahasa Arab berjudul “Majmu’atul Hikayat as-Sya’biyyah al-Indunisiyyah” merupakan sebuah buku terjemahan dari cerita-cerita rakyat Indonesia ke dalam Bahasa Arab yang terdiri dari 33 tiga cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia, bergambar dan full colour.
Dari setiap cerita yang terdapat didalamnya dilengkapi dengan ‘ibroh (pelajaran) berharga dalam kehidupan sehari-hari, mufrodat (kosakata) yang membantu pembaca untuk memahami isi teks, dan yang terakhir pertanyaan-pertanyaan seputar alur cerita.
Cep Wanda Effendi, 25 tahun alumni Gontor tujuh tahun silam, adalah penerjemah dari buku “Majmu’atul Hikayat as-Sya’biyyah al-Indunisiyyah”. Pada awalnya, mahasiswa lulusan Universitas Negeri Malang Jurusan Sastra Arab tersebut menyususun bukunya sebagai tugas akhir masa studinya, atau yang lebih dekat dengan sebutan skripsi. Berangkat dari analisa sederhannya, bahwa mayoritas materi pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia menggunakan materi-materi pendekatan pembelajaran bahasa yang langsung berkaitan dengan kultur, budaya, lingkungan kehidupan yang ada di Timur Tengah. Dari sana penulis berusaha menampilkan materi pembelajaran Bahasa Arab melalui nilai-nilai muatan lokal dan budaya tanah sendiri, yaitu melalui cerita-cerita rakyat Indonesia untuk kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab.
Selain hal diatas, terdapat dua buku utama yang menjadi ispirasi dalam menyusunan buku tersebut, yaitu buku Kaan Yaa Maa Kaan karangan Dr. Abdul Rozak Kaelani dari Syiria dan buku pelajaran Muthola’ah sewaktu nyantri dulu. Keduanya merupakan kumpulukan cerita-cerita berbahasa Arab yang diperuntukan untuk saran pembelajaran Bahasa Arab. Setelah menjalani beberapa proses, buku Hikayat as-Sya’biyyah tersebut rampung pengerjaannya sejalan dengan rampungnya penulisan skripsi. Alhamdulillah, mendapat banyak respon positif dengan rampungnya buku tersebut, dan juga mendapat respon serupa ketika bukunya dipaparkan dalam sebuah seminar internasional yang diselenggarakan IMLA (Ittihad Mudarrisil Lughoh Arobiyyah) di kampus UIN Maliki Malang tahun 2015 silam.
“Saya meyakini haqqul yaqin bahwa terdapat banyak sekali ahli Bahasa Arab di Indonesia ini, baik dari jajaran akademisi seperti Profesor, Doktor, Magister dan kalangan-kalangan lainnya. Dengan segala kerendahan hati, dan dengan harapan menjadi sarana pembelajaran tambahan bagi segenap pengajaran dan pelajar Bahasa Arab yang ada di Indonesia serta membawa dampak positif, saya mencoba menyebarluaskannya buku sederhana ini ke seluruh plosok negeri”, Tutur penerjemah.
Tidak ada harapan lain yang lebih diharapkan dari penulis kecuali ketika apa yang digoreskannya bisa menjadi sarana pembelajaran Bahasa Arab dan membawa dampak yang positif untuk segenap pengajar maupun pelajar Bahasa Arab yang ada di Indonesia. Bagi yang menginginkan buku ini bisa menghubungi email [email protected] [Yuzaq Ardian dan Al Hafidh]

















