Bandung, Gontornews — Hari Senin, 1 Oktober 2018, pukul 03:23:08 WIB, wilayah Kuningan-Jawa Barat diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=3,3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.85 LS dan 108.44 BT, atau tepatnya berlokasi di Darat pada jarak 15 km arah BaratLaut (Barat Utara) Kuningan – Jawa Barat pada kedalaman 4 km.
Kepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG, Tony Agus Wijaya, dalam siaran persnya menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal.
Guncangan gempabumi ini dirasakan di Cirebon dan Kuningan pada tingkat intensitas II MMI yaitu Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
“Hingga pukul 08.30 WIB, Hasil monitoring BMKG, tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” tegasnya.
Toni mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.[DJ]


















