Seoul, Gontornews – Korea Utara, Korea Selatan dan Perserikatan Bangsa-angsa (PBB) menggelar pertemuan tiga arah, Selasa (16/10).
Pertemuan yang digelar di desa perbatasan, Panmunjom merupakan pertemuan pertama antar Dua Korea dan PBB, yang akan membahas mengenai demiliterisasi perbatasan antara kedua Korea.
Kantor Berita Yonhap memberitakan, dari Kementerian Pertahanan Korea Selatan bahwa pertemuan yang digelar hari ini akan mengevaluasi kemajuan dalam penghapusan ranjau darat dan pos penjagaan. Selain itu juga akan dilakukan penyesuaian peralatan pengawasan di perbatasan, dan cara-cara untuk saling memverifikasi upaya demiliterisasi.
Bulan lalu kedua pemimpin Korea telah mengesahkan pakta militer yang mencakup menghentikan latihan militer, zona larangan terbang di dekat perbatasan kedua negara dan penghapusan secara bertahap ranjau darat dan pos penjaga di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ).
“Pertemuan tertutup itu akan dihadiri oleh tiga perwakilan dari masing-masing pihak,”kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, Senin (15/10), Kedua Korea telah sepakat untuk memulai kembali menghubungkan kereta api dan jalan antar dua negara tersebut.
Korea Utara dan Selatan yang merupakan negara kaya dan demokratis secara teknis masih berperang, sebab Perang Korea yang terjadi tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan dengan perjanjian damai.[Devi Lusianawati]





















