Jakarta, Gontornews — Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Muslim (Forjim) menemui Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis. Kedatangan para jurnalis itu untuk menyampaikan dukungan mereka terhadap pendapat dan sikap keagamaan MUI yang menyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Ahok telah menghina al-Qur’an dan ulama.
“Kami para jurnalis Muslim dari berbagai media mendukung penuh sikap keagamaan yang telah dikeluarkan oleh MUI pada 11 Oktober lalu terkait penghinaan Ahok terhadap al-Qur’an dan ulama,” ungkap Ketua Forjim Adhes Satria dalam pertemuan di Kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/10) sore.
Bukan hanya mendukung, lanjut Adhes, Forjim juga bertekad terus mengawal sikap dan pernyataan keagamaan MUI yang dinilai sangat tegas dan jelas itu. Sebagai Muslim yang memiliki profesi sebagai jurnalis, dirinya harus menentukan sikap ketika kitab suci umat Islam dan ulama dinistakan.
Adhes menegaskan, untuk dukungan awal ini Forjim bersilaturahim ke MUI sebagai tempat para ulama berkumpul, setelah ini akan ada rangkaian silaturahim ke sejumlah tokoh, ormas dan lembaga lainnya.
Sementara itu, Kiai Cholil menyambut baik sikap para jurnalis yang terhimpun di Forjim ini. Mantan Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il PBNU ini mengapresiasi berhimpunnya para jurnalis Muslim ke wadah bernama Forjim. Menurutnya, tidak hanya pada shalat, jurnalis pun perlu untuk berjamaah.
“Berjamaah itu keperluan kita, ada imam dan makmum. Kalau imam salah bisa diingatkan, kalau jamaah yang salah bisa ditutupi kekurangannya oleh imam,” katanya memberi tamsil. [Fathurroji/Rus]




















