Manila, Gontornews — Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menawarkan diri untuk menerima pengungsi yang kini membanjiri Eropa. Sikap Duterte ini berlawanan dengan banyak negara di Barat yang menutup perbatasan negaranya untuk pengungsi.
Seperti diketahui, akibat konflik di sejumlah negara Timur Tengah, jutaan pengungsi masuk ke Eropa. Di tahun 2015, diperkirakan 1,8 juta orang menjadi pengungsi di dunia. Jumlah ini meningkat 300 persen sejak tahun 2005.
Duterte mengatakan kepada Al Jazeera bahwa keputusannya untuk menawarkan pengungsi ke Filipina, karena kegagalan negara-negara Barat untuk membantu mereka.
“Saya katakan kirimkan saja kepada kami. Kami akan menerima mereka. Kami akan menerima mereka semua. Mereka adalah manusia,” katanya seperti dikutip Al Jazeera.
Duterte mengatakan, negara-negara Barat yang tampak sangat akomodatif terhadap HAM, tetapi tiba-tiba berbeda pandangan soal pengungsi dan mengatakan tidak.
“Mereka membangun dinding dan memasang kawat berduri. Yang ada kemunafikan,” paparnya. [Rusdiono Mukri]





















