Dhaka, Gontornews — Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, mengungkapkan 1,1 juta pengungsi Rohingya di Bangladesh berpotensi mengancam keamanan negara, terkhusus, keamanan wilayah tempat pengungsi ditempatkan.
Ia pun mendesak masyarakat dunia untuk berkontribusi membantu Bangladesh dalam menangani masalah pengungsi Rohingya.
“Saya mendesak masyarakat dunia untuk mengambil tindakan yang tepat sembari menyadari betapa besarnya ancaman tersebut,” ungkap Sheikh Hasina saat membuka Dhaka Global Dialogue sebagaimana dilansir Dhaka Tribune.
Sebagaimana diketahui, lebih dari satu juta etnis minoritas Rohingya tinggal di kamp pengungsian di Cox’s Bazar setelah mereka melarikan diri akibat serangan tentara Myanmar ke Rakhine. Mereka berjuang untuk mencari keselamatan serta tempat berlindung di sejumlah daerah perbatasan.
“Di dunia, di mana kita seringkali menyaksikkan penderitaan yang tragis serta raut wajah keputusasaan mereka yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkap Direktur United Nations High Comission of Refuggee (UNHCR), Flippo Grandi.
“Di tempat-tempat seperti ini, seperti di Cox’s Bazar misalnya, kita bisa melihat bagaimana Bangladesh menunjukkan perannya sebagai tuan rumah yang menyayangi pengungsi dengan penuh kemurahan hati, kasih sayang dan solidaritas tinggi hari demi hari,” kata Grandi mengakhiri. [Mohamad Deny Irawan]






















