Kaiyuan, Gontornews — Sebanyak 51 anak terluka dalam serangan kimia yang dilakukan seorang pria di sebuah sekolah dasar di Kota Kaiyuan, Provinsi Yunnan, Cina. Serangan juga mengakibatkan dua orang tewas dan melukai tiga guru di sekolah tersebut.
Kantor berita resmi pemerintah, Xinhua mengatakan, seorang pria memasuki sebuah sekolah dan menyemprotkan bahan kimia korosif sehingga melukai puluhan anak yang tengah bermain.
Selain itu, dua orang tewas dengan luka serius akibat terkena bahan kimia yang disemprotkan.
Satu jam setelah serangan itu, polisi berhasil menahan seorang pria berusia 23 tahun, yang berasal dari keluarga Kong. Pihak berwenang mengatakan tersangka menyemprotkan bahan kimia, yang disebut soda kaustik, sebagai bentuk balas dendam kepada masyarakat.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menjelaskan, Soda kaustik, atau yang juga dikenal sebagai natrium hidroksida, adalah zat berwarna putih yang muncul berupa serpihan, manik-manik atau bentuk butiran. Zat tersebut dapat menyebabkan iritasi pada mata, terbakar pada kulit dan rambut rontok.
Serangan tersebut merupakan serangan terbaru yang menjadikan sekolah sebagai target. September lalu, seorang pria menyerang sebuah sekolah dasar di Provinsi Hubei di Cina. Menewaskan sedikitnya delapan siswa dan melukai dua lainnya.
Pada bulan April, seorang pria bersenjatakan pisau membunuh dua siswa dan melukai dua lainnya di sebuah sekolah dasar di Provinsi Hunan di Cina tengah.
Lalu Januari, 20 anak-anak terluka setelah seorang pria dengan palu menyerang sebuah sekolah dasar di ibukota Cina, menyebabkan tiga siswa terluka parah.[Devi Lusianawati]





















