Aleppo, Gontornews — Ratusan orang dari Aleppo timur menghilang setelah meninggalkan wilayah yang dikuasai pemberontak. Kantor hak asasi manusia (HAM) PBB, Jumat (9/12), menyuarakan keprihatinan yang mendalam atas nasib mereka di tangan pasukan Pemerintah Suriah.
Jurubicara HAM PBB Rupert Colville mengatakan, pihaknya mendengar kabar ratusan orang telah hilang setelah menyeberang ke daerah yang dikuasai pemerintah.
“Mengingat catatan buruk penahanan sewenang-wenang, penyiksaan dan penghilangan orang, kami tentu sangat prihatin,” katanya dikutip Al Jazeera, Jumat (9/12).
Colville mengatakan anggota keluarga telah melaporkan kehilangan kontak dengan orang-orang, yang berusia 30 โ 50 tahun, setelah mereka melarikan diri ke daerah yang dikuasai pemerintah sekitar seminggu sampai 10 hari yang lalu.
Komentar Colville dikatakan ketika artileri Pemerintah Suriah membombardir kantong pemberontak di jantung Aleppo pada hari Jumat meskipun sekutu mengumumkan jeda kemanusiaan.
Tentara Suriah telah merebut kembali 85 persen wilayah bagian timur kota yang telah dikuasai pemberontak sejak musim panas 2012.
Serangan itu telah memicu terjadinya eksodus massal dari Aleppo timur. Setidaknya 80 ribu orang telah meninggalkan rumah-rumah mereka. [Rusdiono Mukri]




















