Valleta, Gontornews — Robert Abela terpilih sebagai Perdana Menteri Malta yang baru setelah terpilih sebagai Pemimpin Partai Buruh. Dalam prosesnya, Abela memperoleh 57,9 persen suara dari 92,5 persen jumlah pemilih.
Pemilihan Perdana Menteri Malta sendiri terjadi setelah PM Malta sebelumnya, Joseph Muscat, mengundurkan diri menyusul tekanan luas untuk melakukan penyelidikan terhadap pembunuhan jurnalis Daphne Caruana Galizia dalam sebuah insiden bom mobil pada Oktober 2017 silam.
“Satu-satunya pemenang hari ini adalah Partai Buruh. Sekarang, kita harus bekerja lebih keras untuk menyatukan negara,” ungkap Abela dalam pidato kemenangannya, Senin (13/1), sebagaimana dilansir Anadolu.
“Malta tidak akan melalui tragedi apa pun. Malta sedang melalui masa sensitif dan akan membuatnya muncul lebih kuat,” tambah Abela.
Mantan PM Malta, Joseph Muscat, pun menyampaikan selamat kepada Abela melalui akun Twitternya.
“@robertabela_mt terpilih sebagai pemimpin @PL_Malta. Kebanggaan ini akan diserahkan kepadanya di kantor Perdana Menteri #Malta pada hari Senin,” ujar Muscat.
Abela sendiri memastikan bahwa insiden seperti yang dialami oleh mantan PM Muscat tidak akan terulang kembali. Ia pun berjanji akan memperkuat supremasi hukum dan mewujudkan pemerintahan yang baik.
“Kami akan terus memperkuat supremasi hukum dan membangun pemerintahan yang baik,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]




















