Beirut, Gontornews — Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Lebanon menginstruksikkan kepada semua sekolah agar menghentikan kegiatan belajar mengajar hingga 8 Maret 2020 mendatang. Langkah ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus korona di Lebanon.
Pengumuman ini disampaikan menyusul terkonfirmasinya empat kasus virus korona di Lebanon.
“Demi menjaga kesehatan siswa dan keluarga, Menteri Pendidikan Dr Tarek Mazjoub meminta semua lembaga pendidikan seperti Taman kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah menengah, Lembaga Kejuruan hingga Perguruan Tinggi ditutup,” ungkap pernyataan resmi Kementerian Pendidikan Lebanon sebagaimana dilansir Reuters.
Kementerian Pendidikan Lebanon mengakui bahwa instruksi tersebut berlaku pada Sabtu (29/2).
Sebelum kasus keempat terkonfirmasi, Lebanon mengonfirmasi tiga kasus COVID-19 itu dari penumpang penerbangan asal Iran. Iran sendiri merupakan negara dengan jumlah kematian tertinggi di Luar Cina.
Selain menutup fasilitas pendidikan, Lebanon juga menghentikan penerbangan warga negara asing di negaranya. Kementerian Transportasi Lebanon pun menghentikan segala penerbangan dari dan menuju Cina, Iran, Italia dan Korea Selatan. [Mohamad Deny Irawan]





















