Gaza, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyampaikan amanah dermawan berupa panel surya untuk Gaza. Disebabkan banyaknya infrastruktur hancur akibat agresi zionis Israel ke Gaza, salah satunya fasilitas listrik. Banyak lampu jalan yang akhirnya mati. Kegelapan pun menyelimuti banyak daerah di Gaza.
Said Mukafiy dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, melalui panel surya, sinar matahari diserap dan diubah menjadi energi listrik.
“Sehingga saat malam, lampu jalan bisa tetap menyala dan menerangi jalan di sekitarnya,” ujar Said dilansir dari laman ACTNews, Kamis (1/7).
Pemasangan panel ini dilakukan di jalan Al Wehda, yang merupakan jalan utama untuk menuju rumah sakit Al Shifa. Saat lampu jalan mati, kondisi ini tentu sangat berbahaya bagi masyarakat. Mobilisasi warga maupun ambulans yang akan menuju rumah sakit dapat terganggu. Bahkan, bukan hal yang mustahil dapat menyebabkan kecelakaan.
“Jalan Al Wehda ini mengalami kerusakan yang cukup parah akibat dari agresi yang dilakukan zionis Israel beberapa waktu silam. Insyaallah pemasangan solar panel ini masih akan terus dijalankan sehingga membuat jalanan di Gaza kembali terang,” tambah Said.
Bantuan listrik pun bukan yang pertama kali ACT sampaikan. Pada Mei lalu, ACT memberikan bantuan bahan bakar ke rumah sakit di Gaza untuk kebutuhan listrik. Sebanyak 7.600 liter bahan bakar diberikan untuk generator rumah sakit yang memasok listrik ruang ICU, gawat darurat, Neonatal ICU dan seluruh ruangan penting lainnya.[]

























