Washington, Gontornews — Menteri Luar Negeri Bangladesh, AK Abdum Momen, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo di Washington, Selasa (8/4), waktu setempat. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat membahas tentang peningkatan kerjasama ekonomi, keamanan dan isu terorisme.
Dalam pertemuan itu pula, Pompeo memuji langkah Bangaldesh yang telah bermurah hati membantu sekitar satu juta pengungsi Rohingya asal Myanmar. AS, disebut Pompeo, akan terus meningkatkan dukungan bagi para pengungsi dan tuan rumah sembari menyelesaikan akar penyebab masalah yang terjadi di Myanmar.
“Ini adalah pertemuan tingkat tinggi antara kedua Pemerintah kami setelah pemiliha 30 Desember 2018 yang lalu,” ungkap Juru bicara Kedutaaan Besar Bangladesh di Amerika Serikat, Shamim Ahmed sebagaimana dilansir Dhaka Tribune.
Lebih lanjut, Pompeo menjelaskan jika tanggungjawab atas pengungsi Rohingya berada di pundak Myanmar dan bukan di pundak Bangladesh. Myanmar, tambah Pompeo, harus segera menciptakan kondisi yang diperlukan agar dapat melaksanakan pemulangan secara sukarela.
Sementara itu, Bangladesh berencana membawa masalah Rohingya ini ke USAID yang berfokus pada investasi berkelanjutan, pengentasan kemiskinan dan pembangunan. USAID pun berencana membawa permasalahan Rohingya ini dalam pertemuan tahunanannya. [Mohamad Deny Irawan



















