Bandung, Gontornews — Asmaul Husna adalah nama-nama mulia yang hanya dimiliki oleh Allah SWT. Ada 99 nama Allah SWT yang perlu dipelajari oleh setiap Muslim, agar lebih mengenal dan dekat dengan-Nya.
Buku Asmaul Husna kali ini khusus membantu pembaca untuk mengenal Asmaul Husna dari nama ke 61 hingga 80. Buku, Asmaul Husna 61-80, ini adalah karya Eka Wardhana, penulis ratusan judul buku anak yang mendedikasikan dirinya untuk mensukseskan peran para orangtua khususnya dalam mendidik anak di rumah.
Diterbitkan oleh Rumah Pensil Publisher, buku cetakan ketiga tahun 2019 ini memiliki banyak sekali keunggulan yang tidak dimiliki buku-buku milik penerbit lainnya. Sebagaimana buku Asmaul Husna ini, dari semua buku yang ada, didalamnya terdapat penokohan berkesinambungan yakni PIpin dan Ipoipo yang membuat khas buku Rumpen.
Karakter lugu Pipin dan Ipoipo adalah karakter anak-anak yang lucu sekali, menggemaskan, lugu, dan kadang mengesalkan. Tujuannya karena penulis ingin sekali menyampaikan bahwa seperti inilah cara mendidik anak yang sesuai dengan fitrahnya, dimana kelak akan tumbuh menjadi anak yang shaleh dan sholehah. Dan itu semua telah disajikan di buku Asmaul Husna ini.
Nah, pada buku Asmaul Husna 61-80 tersebut, pembaca bisa mendalami beberapa nama Allah SWT yang mulia, antara lain al-Muhyi (Maha Menghidupkan), al-Mumiit (Maha Mematikan), al-Hayy (Maha Hidup), al-Qayyum (Maha Berdiri Sendiri), al-Wajiid (Maha Mulia), az-Zaahir (Maha Nyata), as-Shamad (Maha Dibutuhkan), dan masih banyak lagi.
Contoh penjelasannya seperti as-Shamad yang artinya Allah Maha Dibutuhkan. Maksudnya adalah pertolongan Allah SWT itu sangat dibutuhkan oleh setiap makhluk. Contohnya yakni jantung. Jantung ada di dalam tubuh hewan dan manusia. Kalau jantung berhenti kita semua pasti mati. Tanpa pertolongan Allah SWT, jantung kita pasti berhenti dan kita akan mati. Nah, inilah salah satu muatan pendidikan keimanan yang disajikan dalam buku Asmaul Husna 61-80 ini. <Edithya Miranti>




















