Denpasar, Gontornews – Sebagai daerah tujuan wisata, Pulau Bali membutuhkan penambahan bandara untuk mendukung pengembangan infrastruktur pariwisata di daerah ini. Selama ini, praktis hanya Bandara Internasional Ngurah Rai di Kabupaten Badung saja yang digunakan.
“Pembangunan bandara baru yang direncanakan di Kabupaten Buleleng, Bali utara, itu untuk menambah fasilitas Bandara Internasional Ngurah Rai yang ada selama ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bali, AA Gede Yuniartha Putra di Denpasar, Sabtu (24/12) sebagaimana dilansir elshinta.com.
Saat ini Bandara Internasional Ngurah Rai melayani jalur penerbangan Bali-Mumbai, India, maupun Bali-London, Inggris. Ini sebagai gambaran beban bandara itu, padahal masih banyak negara lain berminat membuka rute penerbangan langsung ke Bali.
Putra menambahkan, Bali juga membutuhkan penambahan akses jalan darat bebas hambatan yang menghubungkan Denpasar di Bali selatan dengan kabupaten Buleleng di Bali Utara.
Selain itu, untuk menarik minat wisatawan pengguna kapal pesiar, Pemprov Bali juga berencana memperbaiki fasilitas pelabuhan di Bali seperti Pelabuhan Celukan Bawang (Kabupaten Buleleng), Pelabuhan Benoa (Pelabuhan Badung) dan Pelabuhan Tanah Ampo di Kabupaten Karangasem. [Mohamad Deny Irawan/Rus]



















