Abu Dhabi, Gontornews — Dunia Arab mengecam keras “serangan teroris” Houthi, Yaman, yang menargetkan wilayah dan fasilitas sipil di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Senin (17/1).
Kementerian Luar Negeri Bahrain mengutuk serangan itu dan mengatakan bahwa “serangan teroris pengecut, yang mengakibatkan kematian tiga warga sipil dan cedera lainnya, melanggar hukum humaniter internasional dan semua hukum internasional lainnya.”
Serangan itu “merupakan serangan terang-terangan terhadap kedaulatan UEA, yang mencerminkan desakan milisi teroris Houthi untuk melanjutkan serangan kriminal pengecut mereka,” kata kementerian itu dikutip Arabnews.com.
Kementerian meminta masyarakat internasional untuk mengambil “langkah-langkah yang diperlukan terhadap milisi, yang tindakan permusuhannya menegaskan bahwa mereka adalah organisasi teroris yang menimbulkan ancaman serius bagi stabilitas dan keamanan kawasan.”
Kuwait juga mengutuk serangan dan penargetan wilayah sipil di UEA oleh milisi Houthi.
Kementerian luar negeri negara itu mengatakan bahwa milisi yang terus menargetkan warga sipil dan wilayah sipil serta desakan mereka untuk melanggar hukum internasional menegaskan bahaya perilaku mereka dan perlunya masyarakat internasional untuk mengakhirinya.
Kementerian mengatakan mendukung setiap langkah yang diambil oleh UEA untuk melindungi keamanan dan stabilitasnya.
Sementara itu Qatar menyatakan kecaman kerasnya atas serangan itu dan mengatakan pihaknya menganggap penargetan bangunan sipil dan fasilitas vital sebagai tindakan teroris yang melanggar semua norma dan hukum internasional.
Kementerian luar negeri negara itu menegaskan kembali posisi tegas Qatar dalam menolak kekerasan dan tindakan teroris yang menargetkan warga sipil dan fasilitas sipil.
Sedangkan Kementerian luar negeri Yaman mengatakan serangan itu menunjukkan rasa frustrasi yang dirasakan oleh milisi setelah kekalahan mereka baru-baru ini di Shabwa, yang sepenuhnya direbut kembali dari mereka pekan lalu, dan Provinsi Marib yang kaya minyak.
Kementerian itu memperbarui dukungannya untuk Kerajaan Saudi dan UEA dan tindakan apa pun yang diambil oleh negara-negara tersebut untuk “menghadapi tindakan teroris tercela ini, menjaga keselamatan warga dan penduduk mereka di tanah mereka, dan melindungi fasilitas vital.”
Kementerian Luar Negeri Yordania mengatakan negara itu mengutuk “serangan teroris pengecut ini” dan menekankan solidaritas mutlaknya dengan UEA.
“Keamanan UEA merupakan bagian integral dari keamanan Yordania,” kata kementerian itu.
Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban, dan berharap yang terluka cepat sembuh.
Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengutuk keras serangan teroris dan mengatakan solidaritas dengan UEA dan mendukung setiap langkah yang diambil negara itu untuk melindungi keselamatannya.[]























