Ankara, Gontornews — Presiden Turki, Racip Tayyip Erdogan, Senin (9/11), menyerukan perubahan pendekatan dalam menangani pandemi Covid-19. Erdogan menjelaskan bahwa penanganan Covid-19 yang berlaku saat ini hanya menguntungkan segelintir aktor saja.
“Kecenderungan multi sentrisitas dan regionalisasi menjadi semakin penting dalam hubungan internasional,” kata Erdogan dalam Konferensi Duta Besar ke-12 di Ankara, Turki, kepada Anadolu.
Saat pertemuan PBB beberapa waktu lalu, Erdogan menciptakan slogan “The World is bigger than Five.” Bagi Erdogan, sistem global saat ini hanya menguntungkan segelitir aktor ketimbang mendahulukan pihak terkuat ketimbang yang orang baik serta kaya ketimbang yang miskin.
Presiden Erdogan pun menyebut bahwa sistem semacam ini tidak dapat lagi berjalan sehingga membutuhkan perubahan secara sistematis. Ia mengusulkan pembentukan sistem global berbasis keadilan dan bukan kekuasan. Sistem global yang baru harus mengedepankan keamanan dan stabilitas masa depan bersama umat manusia.
Erdogan pun mengisahkan bagaimana kegagalan Pemerintah Turki dalam memanfatkan peluang sebelum di masa sebelumnya. Terutama saat Turki menghadapai Perang Dunia II ataupun Perang Dingin. Erdogan mengatakan bahwa Turki sekarang bukanlah Turki yang dahulu.
Kini, Turki bertekad untuk memanfaatkan keunggulan geostrategis dan historisnya untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 50 juta orang dan menewaskan lebih dari 1,2 juta orang secara global.
Sebagai langkah konkrit, Turki tercatat membuat kebijakan luar negeri yang berorientasi pada manusia. Turki, sambung Erdogan, tidak akan menutup mata kepada seruan warga yang membutuhkan bantuan dari seluruh dunia ketika wabah meningkat.
Sejauh ini, Turki telah mengurulkan bantuan kepada 155 negara serta sembilan organisasi internasional untuk mengatasi dampak pandemi. [Mohamad Deny Irawan]


















