Bone, Gontornews — Tanggal 7 Agustus merupakan momentum sejarah berdirinya Pondok Pesantren Darul Huffadh, Bone, Sulawesi Selatan, sekaligus momentum sejarah pencapaian setiap santri yang dikhatamkan juga diwisuda pada setiap tahunnya.
“Setiap tahun acara besar ini, diadakan pada tanggal berdirinya Ponpes Darul Huffadh yaitu pada tanggal 7 Agustus,” ucap Ustadzah Sabi’ah Said, pengajar Ponpes Darul Huffadh kepada Gontornews.com.
Acara yang dilaksanakan di Ponpes Darul Huffadh di Desa Tarasu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu juga ternyata sangat menarik antusias masyarakat. Pasalnya, panitia telah mengundang sekitar 3000 undangan dan tamu undangan yang hadir kala itu mencapai 4000 orang.
Ponpes Darul Huffadh yang juga dikenal khalayak masyarakat dengan nama Pesantren Tuju-Tuju karena berlokasi di Dusun Tuju-Tuju tersebut, pada tahun ini mengkhatamkan 102 santri dan 107 santriwati. Juga mewisuda 135 alumni yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dalam acara ini, Pimpinan Pondok memberikan hadiah bagi khatimat tercepat dengan durasi penyelesaian 6 bulan 13 hari, dengan paket umroh ke Tanah Suci,” terang putri pendiri Ponpes Darul Huffadh tersebut.
Perhelatan akbar ini pun dihadiri oleh tamu -tamu dari aparat pemerintah, simpatisan, alumni, dan wali santri serta santriwati. “Total tamu yang terdaftar 4372 sedangkan alumni tidak masuk dalam daftar tamu karena mereka adalah tuan rumah di pondok mereka sendiri,” tutup alumnus Universitas Al-Azhar Kairo Mesir tersebut. [Edithya Miranti]


















