Jakarta, Gontornews–Forum Santri Nasional menginginkan agar sarung dan kopiah tidak hanya diminati di level nasional, tetapi juga diminati warga internasional.
Pernyataan ini disampaikan Katib Aam FSN, Gus Mashudi Abdurrahman, menanggapi Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 yang dihelat bertepatan dengan Kongres Santri dan Rapat Kerja Forum Santri Nasional (FSN) I di Jakarta Convention Center (JCC).
“Ke depan, mudah-mudahan FSN juga bisa turut serta dalam IFW, karena banyak juga potensi di bidang desain busana, modelling maupun fotografinya,” ujar Gus Uday, begitu akrab disapa, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (30/3).
Menurut Gus Uday, ajang fashion show bernilai positif untuk mempromosikan busana tradisional dan potensi wisata di Indonesia. Santri, menurut Gus Uday punya tradisi busana yang bisa jadi trend model nasional bahkan internasional.
“Sarung dan peci kan sudah jadi salah satu dari identitas nasional. Bahkan Bung Karno (presiden RI pertama Sukarno) dan para founding father Indonesia, dulu menjadikan peci sebagai busana resmi saat melakukan kunjungan ke berbagai negara,” imbuhnya.
Menurut Gus Uday, selain menjadi identitas nasional, kopiah juga menjadi ciri budaya keagamaan seseorang. Warisan budaya leluhur ini terus dipakai sebagai identitas sekaligus estetika. [Fathurroji]



















