Jakarta, Gontornews–Presiden Joko Widodo melantik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang baru Hasyim Asy’ari pada hari Senin, (29/8) menggantikan Husni Kamil Malik yang meninggal bulan lalu.
Hasyim Asy’ari merupakan pengajar di Fakultas Hukum Univesitas Diponegoro, Semarang yang juga menjabat Komandan Banser NU.
Profesor berusia 43 tahun ini dilantik sebagai anggota KPU berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 87/2016. Dia akan melayani sampai 2017.
Undang-Undang Nomor 15/2011 tentang pemilihan umum menetapkan bahwa KPU harus dipimpin oleh tujuh komisioner. Jika salah satu komisioner tidak dapat menyelesaikan tugasnya, komisi harus mengganti dengan calon berikutnya dalam daftar sebelumnya.
Pada saat fit and proper test calon anggota KPU periode 2012-2017 di Komisi II DPR RI pada 19 – 20 Maret 2012 lalu, Hasyim Asy’ari memperoleh 32 suara atau peringkat kedelapan dari 7 orang yang dinyatakan lolos sebagai anggota KPU periode 2012-2017. Sedangkan tujuh peringkat teratas yang telah bertugas sebagai anggota KPU sejak 2012 lalu adalah: Ida Budhiati (45 suara); Sigit Pamungkas (45 suara); Arief Budiman (43 suara); Husni Kamil Manik (39 suara); Ferry Kurnia Rizkiansyah (35 suara); Hadar Navis Gumay (35 suara); dan Juri Ardiantoro (34 suara).
dlansir dari jakartaport (29/8), acara penantikan yang dilanjutkan dengan sumpah jabatan disaksikan sejumlah pejabat negara diantaranya Menteri Koordinator Kelautan Luhut Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. [Ahmad Muhajir/DJ]

















