Jakarta, Gontornews — “Hari Sabtu ditetapkan sebagai hari dakwa bagi kader Hidayatullah,” jelas Shohibul Anwar, ketua Departemen Dakwah dan Penyiaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah.
Shohibul mengatakan setiap hari Sabtu, seluruh kader Hidayatullah baik di kota maupun di pedalaman diharuskan untuk keluar rumah dan berdakwah. Hal itu sudah ditetapkan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Hidayatullah yang berakhir hari ini, Sabtu (30/12).
Nantinya, tambah Shohibul, para kader yang keluar untuk berdakwah, akan mengisi kegiatan taklim atau silaturahmi yang ada di wilayah mereka masing-masing. “Berdakwah dalam bentuk mengisi taklim atau silaturahmi,” ucapnya.
Selanjutnya, kata Shohibul, setiap kader akan menceritakan segala bentuk kegiatannya di hari dakwah tersebut kepada murabbi masing-masing melalui halaqah kader.
Sementara, Halaqah sendiri dilaksanakan setiap seminggu sekali. Nantinya dalam satu halaqah, berkumpul sekitar 8 sampai 12 kader, dan dibina oleh seorang murabbi.
“Dalam halaqah tersebut juga dipetakan ‘siapa mendakwahi siapa’,” jelasnya
Pemetaan tersebut nantinya disesuaikan dengan waktu, kesempatan, kemampuan, dan peluang yang dimilki kader. [Devi Lusianawati/Rus]




















