Wazirabad, Gontornews — Mantan Perdana Menteri Imran Khan menuduh penggantinya, Shehbaz Sharif, sebagai dalang di balik insiden penembakan yang menyasar dirinya. Khan menambahkan terdapat rencana pembunuhan saat ia pulih dari rumah sakit pasca-upaya penembakan di Wazirabad Kamis lalu.
Khan juga tidak segan menyebut keterlibatan Menteri Dalam Negeri Rana Sanaullah dan seorang komandan militer senior dalam kasus upaya pembunuhan terhadap dirinya.
“Ketiganya memutuskan untuk membunuh saya,” kata Khan sebagaimana dilansir AFP.
Sejauh ini, pemerintah membantah tuduhan tersebut dan menyalahkan kelompok ekstremes terhadap upaya pembunuhan Imran Khan.
Sebagai informasi, setidaknya tujuh orang termasuk mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan terluka dan satu orang tewas akibat tembakan senjata di Wazirabad, Kamis (3/11/2022). Kepolisian Punjab juga mengonfirmasi korban tewas bernama Muazzam Nawaz seorang petugas partai PTI.
“Ini adalah upaya pembunuhan yang jelas. (Imran) Khan tertembak tetapi saat ini kondisinya stabil. Ada banyak pendarahan,” kata petinggi partai PTI, Fawad Chaudhry, kepada Reuters.
“Jika penembakan tidak berhenti, seluruh pimpinan PTI akan tewas,” sambungnya sebagaimana dilansir DAWN.
Kepolisian Punjab mengonfirmasi bahwa seorang petugas partai tewas dalam serangan itu. Kepolisian juga berhasil menangkap seorang tersangka insiden mematikan tersebut.
Selain Imran Khan, ada pula pemimpin PTI Ahmed Chattha dan Chaudhry Yousuf serta petugas partai Omar Meyer dan Rashid. Anggota senat Pakistan, Muhammad Javed Abbasi, yang korban penembakan mengatakan ada beberapa rekannya yang terluka dan ada pula yang meninggal dunia.
“Beberapa rekan kami terluka. Kami mendengar bahwa salah satu dari mereka sudah meninggal,” ucap Javed. [Mohamad Deny Irawan]



















