Padang, Gontornews — Kegiatan Ramadhan di Yasmin International Boarding School kali ini semakin seru dan menarik dengan kehadiran dua program unggulannya yakni Ramadhan Camp serta Language Immersion Camp.
Selain sukses menggelar Ramadhan Camp, Yasmin International Boarding School juga berhasil menyajikan kegiatan Language Immersion Camp yang meliputi English Camp untuk santri Yasmin dan Mandarin Camp untuk santri luar. Kegiatan Mandarin Camp kali ini diikuti oleh para santriwati dari Pesantren Kauman Padang Panjang. Program ini pun berlangsung sejak 23 Februari hingga 6 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mempelajari dasar-dasar Bahasa Mandarin seperti kosakata, percakapan, pelafalan, dan cara menulis Bahasa Mandarin. Namun pengalaman belajar mereka tidak terbatas pada kelas bahasa saja. Para santri juga ikut merasakan kehidupan pesantren di Yasmin dengan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan seperti tahfidz al-Qur’an, tadarrus, serta tausiyah Ramadhan yang dilaksanakan setiap setelah Shalat Zhuhur dan menjelang Shalat Tarawih.
Kepada Gontornews.com Ketua Program Language Camp, Ustadzah Ryan Febrianti menjelaskan bahwa konsep Language Immersion diterapkan agar peserta dapat belajar bahasa secara lebih alami melalui aktivitas sehari-hari.
“Kami ingin para santri belajar bahasa secara aktif, tidak hanya di kelas tetapi juga dalam interaksi sehari-hari,” terang alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2005 itu. Dengan demikian, lanjutnya, mereka dapat meningkatkan kemampuan bahasa sekaligus tetap mengikuti pembinaan keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan di Yasmin.
Dalam rangka mempererat kebersamaan keluarga besar pesantren, pada Jumat (6/3/2026) juga diselenggarakan buka puasa bersama keluarga besar Yasmin International Boarding School sekaligus penutupan Language Immersion Camp. Pada kesempatan tersebut, para santriwati menampilkan berbagai kemampuan yang telah mereka pelajari selama program berlangsung, mulai dari pembaca berita, story telling, dan penampilan lainnya dengan menggunakan Bahasa Inggris dan Mandarin.
Acara itu juga dihadiri oleh Pengasuh Pondok, Prof Dr Eka Putra Wirman Lc MA, para pembina, guru, serta keluarga besar Yasmin. Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum silaturahmi seluruh keluarga besar pesantren.
Momentum ini menjadi bukti bahwa selama mengikuti program di Yasmin, para santriwati tidak hanya berkembang dalam aspek akademik dan bahasa, tetapi juga dalam kepercayaan diri, spiritualitas, serta kemampuan berkomunikasi di depan publik.
Dengan berbagai program pembinaan yang terpadu, Yasmin International Boarding School terus berkomitmen mencetak generasi santri yang berakhlak, berilmu, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. [Edithya Miranti]


















