pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 6 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

Kiai Abbas, Sosok Pejuang Revolusi  dari Buntet

Fathur Roji by Fathur Roji
20 February 2022
in Jejak
0
Kiai Abbas, Sosok Pejuang Revolusi  dari Buntet

Kiai Abbas bin Abdul Jamil termasuk santri pertama KH. M. Hasyim Asy’ari di Tebuireng. Kiai Abbas merupakan santri kepercayaan Kiai Hasyim, tak heran jika saat awal berdiri pondok Tebu Ireng, Kiai Abbas banyak berperan melindungi pondok dari para penjahat dan berandal lokal di sekitar Pabrik Gula Cukir, Jombang.

Keberaniannya dalam menegakkan kebenaran, ia menjadi salah satu kiai pejuang pada masa revolusi. Kiai Abbas juga merupakan kiai kharismatik yang dikenal karena pengetahuan keislaman, keteduhan spiritual dan kekuatan ilmu kanuragan yang menjadikannya sebagai rujukan strategi dalam perang kemerdekaan.

Kiai Abbas lahir pada Jumat, 24 Dzulhijjah 1300 H/ 1879 M di Desa Pekalangan, Cirebon, Jawa Barat. Kiai Abbas berperan terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia, salah satunya dalam peristiwa 10 November 1945 di Surabaya. Ia dikenal sebagai Angkatan Udara Nahdlatul Ulama, yang menghancurkan beberapa pesawat tempur tentara NICA dalam perang kemerdekaan di Surabaya. Uniknya, Kiai Abbas menggunakan bakiak, tasbih dan butiran pasir sebagai senjata untuk merontokkan pesawat tempur musuh.

Kiai Abbas juga mengajarkan bela diri terhadap santri maupun masyarakat guna melawan para penjajah saat itu. Bahkan, Pesantren Buntet, atau yang sebenarnya bernama Buntet Pesantren, juga menjadi markas latihan Laskar Hizbullah, Sabilillah, dan pasukan PETA. Kiai Abbas juga membentuk dua regu Laskar Santri yang bernama Asybal dan Athfal.

BACA JUGA

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

Basis kekuatan laskar yang dibangun oleh Kiai Abbas itu kemudian menjadi pilar penting bagi tercetusnya revolusi November di Surabaya tahun 1945. Peristiwa itu terbukti setelah Kiai Hasyim Asyari mengeluarkan resolusi jihad pada 22 Oktober 1945. Bung Tomo segera datang berkonsultasi pada Kiai Hasyim Asy’ari guna minta restu dimulainya perlawanan terhadap tentara Inggris dan NICA. Tetapi Kiai Hasyim menyarankan agar perlawanan rakyat itu jangan dimulai terlebih dahulu, sebelum Kiai Abbas, sebagai laskar andalan, datang ke Surabaya.

Selain seorang pejuang revolusi, Kiai Abbas juga merupakan sosok pemimpin pesantren yang perjuangannya banyak sekali dalam mengembangkan sistem madrasah dan bandongan di Pesantren Buntet.

Kiai Abbas mengembangkan dan mempraktikkan sistem pendidikan dengan metode halaqah (seminar) dan madrasi (kelasikal), di samping mempraktikkan metode klasik, sorogan, bandongan dan ngaji pasaran.

Kiai Abbas merupakan salah satu tokoh sentral NU. Dalam memimpin Pesantren Buntet Cirebon sangat mirip dengan gaya kepemimpinan ayahnya, KH. Abdul Jamil. Pada tahun 1928 bertepatan dengan terjadinya Sumpah Pemuda, Kiai Abbas membuat inovasi baru di dunia pesantren, yaitu dengan mendirikan Madrasah Abnaul Wathan Ibtidaiyah yang di dalamnya mengajarkan pendidikan umum.

Sistem pendidikan yang ia bangun adalah mengajarkan berbagai khazanah kitab kuning, tetapi tidak lupa memperkaya dengan ilmu keislaman modern yang mulai berkembang saat itu. Dengan adanya pengetahuan yang luas itu maka pengajaran ushul fiqh mencapai kemajuan yang sangat pesat, sehingga pemikiran fiqih para alumni Buntet sejak dulu sudah sangat maju.

Bukan hanya itu saja, dalam mengajarkan ilmu fiqih, beliau juga memberi pandangan yang begitu luas mengenai perbandingan madzhab yang pada masa itu yang di pesantren lain masih dianggap tabu. Bukan hanya itu saja, namun kitab-kitab umum modern juga diajarkan seperti ilmu hisab (Aritmatika), al Jughrafiyah (Geografi), al Lughah al Wathaniyah (Bahasa Indonesia), Ilmu at Thabi’iyyah (Ilmu Alam), dan Tarikh al Wathan (Sejarah Kebangsan).

Salah satu pemikiran Kiai Abbas yang sangat terkenal dan dapat mengubah paradigma pengelolaan pesantren adalah bahwa ia menggambarkan pesantren itu seperti pasar. Baik pesantren maupun pasar keduanya harus melayani siapa saja yang datang tanpa memandang jenis kelamin, domisili, usia, status sosial, latar belakang, dan lain-lain.

Oleh karena itu Kiai Abbas menganjurkan kepada semua kiai dan ustadz yang menguasai ilmu tersebut harus mampu melayani santri yang datang. Gambaran seperti itulah yang sering disampaikan Kiai Abbas kepada keluarganya. Hal tersebut dimaksudkan untuk merangsang mereka supaya sama-sama berperan aktif dalam berkiprah di Pesantren Buntet untuk meneruskan perjuangan leluhurnya.

Perjuangan Kiai Abbas berakhir pada tahun 1946. Ia wafat pada hari Ahad waktu subuh, 1 Rabiul Awal 1365 atau 1946 Masehi, kemudian dimakamkan di pemakaman Pesantren Buntet. (fath)

Tags: kiai abbas buntet
Share57Tweet36Send
Previous Post

Natuna Sajikan Wisata Alam Pantai dan ‘Taj Mahal’

Next Post

Inilah 5 Masjid Tertua di Indonesia

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

0
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

0
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

6 October 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

6 October 2026
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

5 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result