London, Gontornews — Kuwait akan menutup penyeberangan perbatasan darat dan laut, dengan pengecualian operasi pengiriman dan pekerja di zona netral, dari Rabu hingga 20 Maret, kata kabinet pada hari Senin (22/2) melalui Twitter.
Warga negara, dan pembantu rumah tangga yang menyertai mereka, diizinkan untuk kembali melalui pelabuhan darat dan laut, kabinet menambahkan.
Arabnews.com melansir, kabinet mengatakan bahwa warga yang tiba di negara itu akan wajib dikarantina, sepekan di hotel dan sepekan lagi di rumah.
Dalam pertemuan pekanan itu, kabinet juga mengatakan akan membentuk komite bersama, yang dipimpin oleh Kementerian Dalam Negeri dan melibatkan Kementerian Kesehatan dan otoritas penerbangan sipil, yang bertugas memastikan diberlakukannya karantina pada saat kedatangan.
Dikatakan juga bahwa mulai Rabu, restoran dan kafe, termasuk yang ada di pusat perbelanjaan, hanya akan melayani pembelian secara take and away sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Kuwait pada hari Senin melaporkan 899 kasus baru yang dikonfirmasi dalam 24 jam sebelumnya, dan lima kematian terkait virus, sehingga totalnya menjadi 184.989 dan 1.049. Otoritas kesehatan juga mengatakan 955 pasien pulih dari virus, meningkatkan total menjadi 173.182.
Pada hari Sabtu, Kuwait mengumumkan akan memperpanjang larangan masuk bagi warga non-Kuwait hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai bagian dari langkah-langkah pembatasan virus korona. []




















