Beirut, Gontornews — Lebanon telah menahan dua pria bersaudara yang dicurigai terlibat dalam upaya penyelundupan amfetamin ke Arab Saudi yang gagal, yang mendorong otoritas Saudi untuk memberlakukan larangan impor produk Lebanon, kata pemerintah sementara pada hari Ahad (2/5).
Arab Saudi mengumumkan larangan tersebut pada 23 April setelah ditemukannya 5,3 juta pil Captagon, sejenis amfetamin, yang diselundupkan dalam pengiriman buah delima dari Lebanon.
Tindakan itu menambah masalah ekonomi Lebanon yang parah.
Menteri Dalam Negeri pemerintahan sementara Lebanon, Mohamed Fahmy, berbicara dalam sebuah wawancara dengan penyiar MTV Lebanon dalam kunjungan ke daerah perbatasan tempat terjadinya penyelundupan.
“Kami telah mengungkap mereka yang terlibat dan tindak lanjut kasus ini sedang berlangsung,” kata Fahmy dikutip Arabnews.com.
Lebanon telah melakukan kontak dengan otoritas Saudi selama penyelidikan berlangsung. []



















