Kuala Lumpur, Gontornews — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia telah mengadakan pelantikan pengurus periode 2026-2028, pada Ahad (11/01/2026) di Kampus International Islamic University Malaysia (IIUM).
Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahawanan PCIM Malaysia, Dr Nurizal Ismail MA, menyebutkan, pelantikan ini dihadiri oleh tamu undangan dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Agung Danarro MAg, dan Sekretaris Umum Aisyiah Dr Tri Hastuti Nur Rochimah MSi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Drs Subagio, dan Wakil Ketua PWM Jawa Timur Bidang Organisasi, Ideologi, MPKU, dan MLHPB Ir Tamhid Masyudi.
“Kehadiran PP Muhammadiyyah, Aisiyyah dan PWM Jatim dan PDM Lamongan mencerminkan peran strategis PCIM Malaysia sebagai bagian dari Gerakan internationalisasi gerakan persyarikatan,” ujar Dosen International Islamic University Malaysia itu.
Pelantikan ini juga turut dihadiri oleh utusan dari KBRI KL, di antaranya Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Octavin Dwei Zulaicha, Atase Perdagangan Aziza Rahmaniar Salama, dan Minister Counselor Akhmad Baihaqie. “Kehadiran para tamu besar ini menunjukkan dukungan terhadap peran PCIM sebagai mitra strategi diaspora Indonesia sekaligus jembatan diplomasi sosial budaya Malaysia,” papar Nurizal.
Dalam sambutannya, Dr Agung menegaskan bahwa tugas utama PCIM Malaysia menjaga silaturrahim antarwarga Muhammmadiyah serta menguatkan ta’awun atau saling tolong menolong. Menurutnya, dengan keduanya akan menjadi modal sosial utama garakan Muhammadiyah di luar negeri.
Selain itu, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan menjadi sorotan utama dalam sambutannya, yang menyasar pada pendidikan bertaraf internasional yang unggul dan berdaya saing global dan pendidikan yang memberikan akses bagi kelompok masyarakat dengan keterbatasan akses pendidikan.
Lebih lanjut, Dr Agung juga menegaskan tentang Islam berkemajuan yang merujuk kepada fakta sejarah Islam yang unggul peradabannya melalui tradisi membaca dan belajar, tadisi etos kerja yang kuat, dan tradisi saling bekerjama. Ia menutup sambutannya dengan mengajak PCIM Malaysia untuk bergerak menuju program internationalisasi gerakan Muhammadiyah yang tidak hanya ditujukan bagi WNI di luar negeri, tetapi juga bagi masyarakat tempatan di Malaysia.
“PCIM Malaysia adalah duta persyarikatan Muhammadiyah di Malaysia karena itu nilai-nilai Muhammadiyah harus mendunia dan bermanfaat untuk masyarakat dunia, khususnya di Malaysia,” paparnya.
Nurizal menuturkan, acara pelantikan Pengurus PCIM Malaysia periode 2026-2028 dimeriahkan oleh penampilan-penampilan dari generasi penerus Muhammadiyah, seperti penampilan angklung dari Sanggar Belajar (SB) Kampung Pandang, Penampilan Tarian dari SB Kepong, dan Tapak Suci dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.
“Tugas Muhammadiyah itu mengembalikan peradaban yang unggul. Dan ini manjadi tugas kita semua, termasuk menjadi tugas pengurus PCIM Malaysia periode 2026-2028. Selamat mengemban amanah!” kata Nurizal. []



















