Depok, Gontornews — Alumni Pondok Pesantren Madinatul Qur’an (MQ) Depok, Jaziel Jazaillah Muyassar, berhasil lolos seleksi untuk melanjutkan studi S1 di Universitas Islam Madinah (UIM) Arab Saudi. Pengasuh MQ Depok KH Ghufron Hasan mendoakan Jaziel agar menjadi kader ulama dan kader dakwah dari MQ di masa mendatang.
“Kak Jaziel in syaa Allah akan menjadi kader ulama dan kader dakwah dari MQ ke depan. Ilmunya linier setelah lulus dari SMP TQT (Tahfidz Qur’at Terpadu) MQ langsung lanjut ke SMA TQT MQ. Semoga antum semua bisa mengikuti Kak Jaziel,” ungkap Kiai Ghufron di hadapan para santri yang menghadiri seremoni pelepasan Jaziel di Masjid MQ Depok
MQ Depok mencatat, selain Jaziel, ada satu santri lain yang telah diterima di UIM dua tahun lalu, namanya Faris Sofwan Haidar. Jaziel kemudian menjadi alumni kedua MQ yang berhasil lolos dan diterima di perguruan tinggi bergengsi tersebut.
Sebelum dinyatakan lulus di UIM, Jaziel mengaku telah mengenyam kuliah di Kolej Universiti Islam Perlis (KUIPs) Malaysia selama 4 semester. Ia tidak menampik bahwa MQ Depok telah membina, tidak hanya aspek keilmuan, tetapi juga akhlak, kedisiplinan serta semangat berjuang menuntut ilmu.
“Lingkungan yang kondusif, para asatidz yang ikhlas membimbing, serta kebersamaan dengan para santri menjadi pengalaman berharga yang akan selalu saya ingat,” tuturnya sebagaimana dilansir laman madinatulqurandepok.com.
Jaziel pun berpesan kepada para santri untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, terkhusus selama di pondok. Secara khusus, ia berharap santri MQ dapat bersungguh-sungguh dalam belajar, memaksimalkan potensi untuk meningkatkan keterampilan (upgrading skill) dan jangan pernah merasa kecil untuk bermimpi besar.
“Proses pesantren mungkin terasa berat. Tetapi, in syaa Allah hasilnya akan sangat bernilai di masa depan,” ucap Jaziel yang merupakan alumni angkatan pertama SMA TQT MQ.
Terakhir, Jaziel berharap MQ Depok bisa terus istiqamah dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak dan siap berkontribusi bagi umat. “Semoga MQ Depok semakin berkembang, semaki dikenal luas dan terus melahirkan alumni-alumni yang membawa nama baik pesantren di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Jaziel. [Mohamad Deny Irawan]























