Ankara, Gontornews — Otoritas Saudi menggunakan asam dan bahan kimia lainnya untuk membuang mayat wartawan Jamal Khashoggi. Demikian dikatakan sumber di kantor jaksa agung Turki seperti dikutip Aljazeera.
Sumber itu mengatakan jejak-jejak asam hidrofluorik dan bahan kimia lainnya ditemukan di sebuah sumur di rumah Konsul Jenderal Mohammed al-Otaibi di Istanbul.
Aljazeera yang melaporkan dari Istanbul mengatakan, pada hari Kamis penyelidik Turki mengambil sampel dari sumur ketika mereka pertama kali diberikan akses bulan lalu.
“Sampel-sampel itu telah diproses, termasuk bukti bahwa ada fluorida dan bahan kimia lainnya.”
Sampel lain yang diambil dari saluran pembuangan dan sistem drainase di sekitar distrik diplomatik juga menunjukkan penggunaan asam.
Arab Saudi secara konsisten menyebutkan bahwa Khashoggi meninggalkan gedung konsulat setelah mendapatkan dokumen yang diperlukan yang memungkinkannya untuk menikahi tunangan Turkinya sebelum mengakui pembunuhan wartawan pada 20 Oktober.
Dalam sebuah pertemuan dengan orang-orang injili AS pada tanggal 1 November, Putra Mahkota Saudi, Mohammad bin Salman, mengulang kembali janji-janji untuk mengusut tuntas pembunuhan Khashoggi dan menghukum mereka yang bertanggung jawab.
Sejauh ini otoritas Saudi telah menangkap 18 orang dan lima orang lainnya dipecat sehubungan dengan pembunuhan itu.[Rusdiono Mukri]























