Bireuen, Gontornews — Pesantren Tahfizhul Quran Putri Aisyiyah Bireuen, Aceh, merupakan salah satu pesantren tahfizh yang didirikan khusus bagi santri putri. Pesantren ini juga merupakan pesantren boarding school. Para santri tidak hanya mendalami ilmu Alquran dan hafalan saja, tetapi juga mendalami pelajaran umum lainnya.
Selain itu, di sini para santri juga akan mendapatkan pembelajaram tentang berbahasa, baik Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris, menguasai hadis arbain dan banyak ilmu agama lainnya.
Pesantren ini berdiri sejak tahun 2016, walaupun terkesan baru namun sudah banyak meluluskan alumni penghafal Alquran dari berbagai daerah. Bahkan ada beberapa santri yang lulus melebihi target pesantren. Tentu ini merupakan sebuah kebanggaan dan keberhasilan para pendidik dalam membimbing para santri selama mondok tiga tahun di bawah atap pesantren tahfizh.
Banyak orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan buah hati di pesantren, namun terkendala oleh biaya. Maka, Pesanten Tahfizhul Quran Putri Aisyiyah Bireuen telah menyediakan beasiswa kepada santri yang ingin mondok.
Adapun kategori beasiswa yang disediakan pesantren tersebut yaitu, beasiswa yatim/piatu, beasiswa fakir/miskin, dan beasiswa alumni.
Ratna Walis selaku kepala sekolah kepada Harian Rakyat Aceh, Ahad (4/6) menjelaskan, beasiswa diberikan pihaknya bertujun untuk memberi kemudahan bagi santri yang memiliki niat menjafi hafizhah namun terhalangi oleh biaya.
“Dengan adanya beasiswa ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban para orang tua untuk dapat melanjutkan pendidikan anaknya menjadi seorang hafizh Quran,” ujar Miss Walis, sapaan Ratna Walis, ini.
Oleh karena itu, dengan adanya kemudahan yang telah ditawarkan oleh pesanten, pihak pesantren mengajak para orang tua untuk sama-sama bersinergi melahirkan generasi qurani dengan bergabung menjadi santriwati Tahfizh Quran Putri Aisyiyah Bireuen.
“Kami telah membuka pendaftaran dari 2 Mei hingga 10 Juni 2023 dengan kuota yang terbatas,” sebutnya. [Fath]


















