Washington DC, Gontornews — Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis hari Senin (15/5) menyebutkan, mayoritas rakyat Amerika, termasuk sejumlah Republikan, menginginkan penyelidikan independen untuk membuktikan kebenaran adanya hubungan antara Rusia dan Donald Trump selama kampanye pemilihan presiden (Pilpres) AS tahun 2016.
Jajak pendapat pada 10-14 Mei, yang dilakukan setelah Trump memecat Direktur FBI James Comey, menunjukkan bahwa masyarakat semakin tidak nyaman dengan tuduhan campur tangan oleh tentara Rusia dalam pemilihan presiden di AS.
Pemecatan Comey, yang memimpin penyelidikan FBI mengenai hubungan antara Gedung Putih dan Rusia, meningkatkan seruan oleh Demokrat untuk sebuah penyelidikan independen.
Menurut jajak pendapat tersebut, 59 persen orang dewasa, termasuk 41 persen anggota Partai Republik dan 79 persen Demokrat, sepakat bahwa Kongres harus melakukan penyelidikan independen terhadap komunikasi antara pemerintah Rusia dan kampanye Trump selama pemilihan presiden tahun 2016 itu. [Rusdiono Mukri]


















