Madrid, Gontornews — Pedana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, meminta parlemen untuk memperpanjang masa penguncian wilayah untuk 15 hari ke depan. Langkah ini diperlukan untuk memutus rantai penyebaran wabah COVID-19 di Spanyol. Dengan demikian, Spanyol akan menetapkan penguncian wilayah hingga 9 Mei 2020 mendatang.
Selain itu, PM Pedro Sanchez juga melonggarkan pembatasan bagi anak-anak dengan mengizinkan mereka untuk kembali beraktifitas 27 April mendatang. Meski demikian, PM Sanchez tetap menerapkan aturan terbatas dan meminta anak-anak untuk tetap tunduk terhadap aturan demi menghindari risiko penularan.
Sebelumnya, Spanyol mulai melonggarkan penguncian wilayah yang telah berlaku sejak 14 Maret lalu. Pekan ini, Spanyol mengizinkan beberapa sektor ekonomi seperti industri manufaktur untuk kembali beroperasi.
Di luar industri tersebut, mayoritas warga Spanyol diharapkan tetap berada di rumah dan mengurangi aktifitas di luar rumah. Para warga tidak diperbolehkan untuk keluar rumah kecuali untuk berbelanja kebutuhan pokok.
Otoritas Kesehatan Spanyol, sebagaimana dilansir Sky Sabtu (18/4), melaporkan 565 kematian dalam 24 jam terakhir. Secara total, Spanyol mengonfirmasi 20.043 kasus kematian akibat virus asal Wuhan tersebut. Sementara untuk kasus infeksi, Spanyol mengonfirmasi penambahan 3.658 kasus dari sebelumnya 188.068 menjadi 191.726 kasus infeksi.
Tren penurunan ini pun telah berdampak pada penutupan satu bagian Rumah sakit darurat COVID-19 di Madrid. Pemerintah pun mengonfirmasi lebih dari 74.000 orang di Spanyol pulih dari virus mematikan tersebut.[Mohamad Deny Irawan]




















