Martapura, Gontornews — Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP-IKPM) Gontor melantik pengurus cabang IKPM Gontor cabang Kalimantan Selatan periode 2021-2026. Hadir dalam pelantikan ini, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, Direktur KMI, KH Masyhudi Soebari dan Ketua PP IKPM, Ustadz Muhammad Adib Fuadi Nuriz.
Dari Kalimantan Selatan, hadir pula Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hijrah Putra, TGB Zarkasyi Hasbi, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri, KH Drs Nasrul Mahmudi dan, tuan rumah, Pimpinan Pondok Modern Al-Jauhar, Ustadz Ruhul Jihad Fisabilillah.
Dalam sambutannya, Kiai Hasan menyampaikan bahwa peran Pondok Modern Darussalam Gontor sangat besar bagi dunia pendidikan. Beliau berpesan bahwa pendidikan keislaman, keilmuan dan kemasyarakatan merupakan syarat bagi sebuah pesantren berhak disebut sebagai ‘pesantren’.
“Kontribusi dan pengaruh pondok modern Darussalam Gontor sangat besar terhadap dunia Pendidikan di Indonesia bahkan di dunia. Dan satu hal yang ada dalam pesantren adalah mendidik kehidupan, kehidupan sesuai yang ditulis, yang dirancang, yang dilaksanakan oleh pendirinya,” ungkap Kiai Hasan dalam sambutan pasca pelantikan pengurus IKPM Gontor cabang Kalimantan Selatan di Pondok Modern Al-Jauhar, Ahad (22/8/2021).
“Pendidikan keislaman, keilmuan dan kemasyarakatan apabila tidak ada, maka itu bukanlah pesantren,” sambungnya.
Ketua Umum PP-IKPM Gontor, Ustadz Adib mengatakan bahwa pelantikan pengurus cabang IKPM Gontor merupakan bagian dari dinamika dan kaderisasi dalam sebuah organisasi IKPM. “Proses pendidikan di pondok yang terus berjalan serta dapat terus dilanjutkan oleh alumni-alumni melalui wadah organisasi IKPM ini,” papar Ustadz Adib.
Ketua IKPM Gontor cabang Kalimantan Selatan, Ustadz Ahmad Nida Lukman mengamini arahan dari Ustadz Adib selaku Ketua Umum PP-IKPM Gontor. Ustadz Nida berharap organisasi yang ia pimpin dapat memberikan kontribusi penting untuk kemajuan Pondok Modern Darussalam Gontor secara umum.
Acara pelantikan pengurus cabang sebanyak 25 orang, dan banyak diisi alumni muda tersebut didahului dengan peresmian Pondok Modern Al-Jauhar dan penandatanganan prasasti gedung Gontor.
Dalam sambutannya, Ustadz Ruhul Jihad menyampaikan bahwa Pondok Modern Al Jauhar berkiblat seratus persen ke Gontor, karena model pendidikannya sudah teruji puluhan tahun. “Apabila Al Jauhar tidak sama dan melenceng jauh dari sistem Gontor, maka tegur dan luruskanlah kami,” tuturnya kepada Pimpinan Pondok Modern Gontor dan juga alumni, serta para hadirin.
Acara lantas ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Direktur KMI Gontor, KH Masyhudi Soebari, yang mana kehadiran beliau bertepatan dengan acara pernikahan putra beliau di Tanjung Tabalong pada hari senin setelah acara peresmian. [Nugie Oemar Bakri/Mohamad Deny Irawan]




















